Mau Traveling ke Sumba? Siapkan Mata dan Jantungmu ya..

Thursday, April 26, 2018


Duh, ini tulisan judulnya lebay banget sih? Mau traveling aja kok kudu nyiapin mata dan jantung 😄😄 Eh tunggu dulu, saya cuma ingin berbagi dengan jujur tentang apa yang saya rasa selama ngetrip di Sumba pertengahan bulan Februari lalu kok.

Jadi gini, alam Sumba itu indah banget, gaes. Dan sepanjang perjalanan, mata kita bakal dimanja ama pemandangan yang bikin seger mata. Apalagi kalo kamu berkesempatan overland dari Sumba Barat Daya ke Sumba Timur. Wuiih.. saran saya, jangan tidur! Soalnya pemandangan sepanjang jalan itu asli cakep banget! Hamparan bukitnya seolah tak berujung. Udah gitu, langit di Sumba itu warnanya biru jernih. Bersih banget. Bikin pemandangan jadi makin enak dilihat.

Jalanan kampungnya seperti ini

Saking cakepnya pemandangan di sepanjang jalan, saya sampe speechless. Rasanya degup jantung seolah berhenti sepersekian detik. Kamera yang sudah dalam posisi ON dan tinggal jepret pun sampai terlupakan. Makanya, pesan saya.. kalau mau traveling ke Sumba, persiapkan mata dan jantung kamu.

Sisi lain Puru Kambera

Kenapa? Karena mata kamu bakal sering-sering melotot takjub disuguhi bentang alam yang luar biasa indah. Dan jantung kamu bakal sesekali berhenti berdegup. Bukan cuma speechless karena cakepnya pemandangan, tapi karena kaget ketika tiba-tiba di depan kamu nyelonong kuda, sapi, bahkan babi. Hahaha, iya bener. Di Sumba, kamu gak cuma berbagi jalan dengan kendaraan lain. Tapi juga dengan kuda, sapi, kambing, dan babi. Pokoknya, siapin mata dan jantung kamu untuk segala kejutan yang ada.

Kaget gak sih, kalo tiba-tiba dia nyelonong lewat?

Nyeberangnya selow banget

Jadinya ya, kita yang harus minggir..

Saya dan teman-teman berkunjung ke Sumba pada penghujung musim penghujan. Jadi bukit-bukitnya tuh masih ijo-ijo seger gitu. Dan kami ngerasain hujan di Sumba itu pas hari terakhir. Dari siang sampai malem, hujannya gak berhenti. Selain hari terakhir itu, cuacanya panas beut! Katanya, kalau berkunjung ke Sumba pada musim kemarau, bukit-bukit hijau itu akan berubah warna jadi coklat eksotis. Jadi, pada musim apapun kamu berkunjung ke Sumba, kamu tetap bakal dapat pemandangan indah.

Bukitnya lagi ijo royo-royo

Nah di postingan ini saya bakal bagi-bagi info, anggap aja gambaran buat kamu yang mau traveling ke Sumba. Mulai dari pesawat, penginapan, transportasi, tempat-tempat wisata sampai perkiraan budget. Ini saya tulis based on experience saya ya. Jadi jangan ditelan mentah-mentah. Karena setiap pejalan punya cara sendiri untuk menentukan perjalanannya. 

Pesawat

Saya baru membeli tiket pesawat seminggu sebelum keberangkatan. Ada cukup banyak pilihan penerbangan dari Surabaya ke Waikabubak (Sumba). Dari sekian banyak pilihan, saya memilih pesawat Lion Air dengan rute Surabaya - Denpasar - Waikabubak. Ada 2 alasan kenapa saya memilih penerbangan ini. Alasan pertama, karena harganya paling murah, Rp 825.000. Alasan kedua, karena cuma ini penerbangan yang waktu transitnya paling sebentar, cuma 2 jam 40 menit. Penerbangan lain waktu transitnya ada yang hingga belasan jam. 

Teman-teman saya lainnya berangkat dari Jakarta dengan pesawat Sriwijaya Air yang rutenya Jakarta - Denpasar - Waikabubak. Jam berangkatnya sama-sama pagi, hanya saja mereka transit lebih lama di Denpasar. Plus bonus delay 2 jam, jadi sampai di Waikabubak sudah kesorean. 

Pulangnya saya memilih pesawat Lion Air dengan rute Waingapu - Kupang - Surabaya. Lagi-lagi saya memilih penerbangan ini karena alasan yang sama. Harganya paling murah, yaitu Rp 907.000 dan waktu transitnya hanya 2 jam 45 menit. 

Oiya, di Sumba ada 2 bandara. Yaitu Tambolaka Airport di Waikabubak, Sumba Barat Daya dan Umbu Mehang Kunda Airport di Waingapu, Sumba Timur. Dalam trip ini kami sengaja memilih datang lewat Waikabubak dan pulangnya lewat Waingapu karena kami ingin menikmati Sumba sambil overland dari Sumba Barat Daya ke Sumba Timur.

Bandara Tambolaka

Bandara Umbu Mehang Kunda

Transportasi

Di Sumba gak ada angkutan umum. Adanya bus atau travel antar kota. Jadi kalau pengen explore Sumba, sebaiknya sewa mobil. Kemarin kami dapat harga Rp 800 ribu/hari. Sudah termasuk supir dan bensin. Rata-rata harganya emang segitu sih. Mobilnya jenis Xenia dan Avanza. Tapi kami kemarin dapetnya special, Pajero Sport. Hahaha...

Enaknya kalo sewa mobil, kan sudah sekalian ama drivernya. Nah drivernya ini bisa sekaligus jadi guide. Mereka tau banget mana tempat-tempat keceh yang bisa kita datangi.

Ini mobil yang kami pakai di Sumba

Kalau mau sewa sepeda motor juga ada. Hotel yang kami tempati di Sumba Timur menyewakan sepeda motor. Harganya Rp 100 ribu/hari. Jadi kalo mau ngetrip ke Sumba, enaknya emang bareng temen. Biar bisa patungan sewa kendaraan.

Buat yang mau sewa mobil selama di Sumba, bisa menghubungi kak Domi (081226010157) atau kak Arto (082147254702)

Akomodasi

Di Sumba Barat Daya kami menginap di Hotel Sumba Sejahtera yang ada di Jalan Radamata, Tambolaka. Lokasinya cukup dekat dengan bandara Tambolaka. Gak sampai 5 menit naik mobil. Di sini kami ambil 2 kamar untuk 2 malam. Kami dapat harga Rp 350 ribu/kamar/malam. Sudah termasuk sarapan pagi. Hotelnya nyaman dan bersih. Review lengkap tentang hotel ini sudah pernah saya tulis. Silakan dibaca ya Review Hotel Sumba Sejahtera

Di Sumba Timur kami menginap di Jemmy Hotel di Jalan Umbu Marahongu, Matawai, Waingapu. Lokasinya agak masuk ke dalam gang. Tapi jaraknya tidak terlalu jauh juga dari bandara Umbu Mehang Kunda, juga dari pelabuhan. Di sini kami juga ambil 2 kamar untuk 2 malam. Harganya Rp 177 ribu/malam/kamar. Dapet sarapan pagi berupa roti. Hari kedua dapat pudding plus ucapan Happy Valentine, karena hari itu pas tanggal 14 Februari. So sweet banget kan.. Pagi-pagi buka pintu kamar, dan dapet ucapan Happy Valentine.

Cieee yang pagi-pagi dapat ucapan happy valentine...

Kami ambil kamar yang paling murah. Jadi ya, fasilitas dalam kamar pun seadanya. Tapi gak masalah sih. Yang penting kami masih bisa tidur dengan nyaman.

Jemmy Hotel

Kuliner

Kuliner Sumba cukup bisa diterima dengan baik oleh lidah kami. Citarasanya gak terlalu beda ama rasa makanan di Jawa. Entah ini karena memang di sana sudah mulai banyak pendatang yang berasal dari Jawa, atau karena memang citarasa aslinya seperti itu. Yang jelas, kami menikmatinya.

Sebenarnya, kami gak banyak kulineran selama di Sumba. Selama di Sumba Barat Daya, tiap pagi kami sarapan di hotel. Untuk makan siang, kami bawa nasi hasil ngebungkus dari hotel. Selebihnya kami jajan mi instan. Hehehe..

Malam terakhir di Sumba Barat Daya, kami sempat diajak singgah ke Ro'o Luwa Cafe & Resto di Jalan Simpang Welonda. Salah satu rumah makan yang menyediakan kuliner khas Sumba Barat Daya. Ulasan lengkapnya bisa dibaca di sini.

Di Sumba Timur, kami diajak singgah di salah satu rumah makan di kawasan pelabuhan Waingapu. Sepertinya rumah makan seafood ini cukup terkenal di Waingapu. Namanya Warung Ikan Bakar Enjoy Aja. Karena judulnya rumah makan seafood, pastinya kami pesan hidangan laut seperti ikan dan teman-temannya. Masakannya enak, dan yang pasti harganya standard aja, gak terlalu mahal.

Trus di Waingapu diajak juga makan siang di Mr. Cafe yang beralamat di Jl. Umbu Tipuk Marisi no 1, Matawai, Waingapu. Restonya rame. Pilihan makanannya juga banyak banget. Tapi gak tau kenapa, siang itu kami malah kompakan pesan mie ayam. Mie ayamnya enak. Tekstur mie-nya beda dari mie-mie lain. Hampir mirip ama tekstur mie Bangka.

Mr. Cafe - Waingapu

Mie ayamnya enak!

Tempat Wisata

Tempat wisata di Sumba itu banyak banget, dan termasuk komplit. Mulai dari bukit, pantai, danau, air terjun, savanna, sampai kampung adat. Tinggal pilih mana yang paling kamu minati. Selama 4 hari di Sumba, cukup banyak tempat wisata yang kami kunjungi disela acara bagi-bagi kado untuk anak Sumba.

Pantai Bawana, salah satu destinasi wisata yang kudu dikunjungi kalo ke Sumba

Beberapa tempat yang sudah masuk list terpaksa diskip karena berbagai alasan. Seperti Air Terjun Tanggedu yang tidak bisa kami singgahi karena akses berupa jembatan menuju ke sana putus. Lalu Bukit Tanarara juga terpaksa diskip karena kami harus menunggu paket berisi kado-kado yang nyangkut di Denpasar, dan akhirnya terpaksa dikirim ke Waingapu.

Puru Kambera

Untuk info tentang tempat wisata, nanti saya tulis di postingan terpisah. Di sini saya cuma tulisin daftar tempat-tempat wisata yang kami kunjungi aja. Saya urutkan berdasarkan waktu kunjungan ya..

  1. Bukit Lendongara - Sumba Barat Daya
  2. Pantai Mandorak - Sumba Barat Daya
  3. Danau Weekuri - Sumba Barat Daya
  4. Kampung Adat Ratenggaro - Sumba Barat Daya
  5. Pantai Bawana - Sumba Barat Daya
  6. Kampung Adat Praijing - Sumba Barat
  7. Air Terjun Lapopu - Sumba Barat
  8. Bukit Wairinding - Sumba Timur
  9. Savanna Puru Kambera - Sumba Timur
  10. Pantai Puru Kambera - Sumba Timur
  11. Indigo Art Shop - Sumba Timur
  12. Bukit Persaudaraan - Sumba Timur
  13. Pantai Walakiri - Sumba Timur
Biaya

Saya ngetrip ke Sumba bareng 4 orang teman cewek. Sebut saja namanya Choty, Rifa, Riri dan Iqlima. Untuk keperluan ngetrip selama 4 hari di Sumba kami share cost. Jadi mulai dari penginapan, transportasi, makan, sampai biaya-biaya seperti retribusi masuk tempat wisata kami bagi berlima. Jatohnya lumayan irit. Per orang cuma kena sekitar Rp 1,3 juta. Eiitts..., tapi angka ini gak bisa dijadiin patokan loh ya. Kan semua tergantung pengeluaran dan gaya traveling masing-masing.

***

Gimana? Udah cukup belum infonya? Kalau ada yang masih pengen ditanya, silakan tulis di kolom komentar yaa.. Insya Allah saya jawab, kalo saya tau.. 

You Might Also Like

27 komentar

  1. Alamak sumbaaa..kapan aku bisa kemari yaaa.. kalau lihat hamparan padang rumput yang luas rasanya pingin nari-nari sama bobok-bobokan, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe padang rumputnya rebahable banget yaaa

      Delete
  2. Indah banget ya di sana. Cuma kalau berangkat sendiri besar di ongkos, maunya sharing cost buat sewa mobil.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya teh, kudu cari barengan minimal 5 orang biar irit..

      Delete
  3. luar biasa ya sumba
    itu klu kita ga biasa bisa ketabrak tuh hewan yg tiba tiba melintas
    jadi penasaran nih ke sana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya uni.. Bikin kaget juga pas tiba-tiba hewan2 itu nyelonong di depan kita 😃😃

      Delete
  4. kerennyaaaaa.. Ini Sumba one of my to do list.

    Kece ulasannya mba Dee. Tetiba pengen gegoleran di bukit ijo royo2 itu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha tapi kudu ati2, Chay... Banyak 'ranjau' soalnya.. 😃😃

      Delete
  5. dari dulu aku pengen banget ke sumba mbak. ya Allah makin mupeng dah baca tulisan ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Moga segera kesampaian ke Sumba ya, Zack..

      Delete
  6. Indah bangat tanah sumba, tapi biaya dari Jakarta mahal di tiket. Keren-keren viewnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya lumayan tiketnya, sejutaan one way 😁😁

      Delete
  7. Wah.. kece ya viewnya... Sumba menyimpan keindahan Alam yang luar biasa.. bahkan Dr yang Tak Romantis menjadi romantis hihi.. asyik dapat ucapan Valentine

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya surprise banget dapet ucapan Happy Valentine gitu.. 😃😃😃

      Delete
  8. Hijau bgts ya kak... Ya ampun bersih ya, bangga de jadinya. Ada muda Sumbawa, bawa susu nya gak kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe ini Sumba, mbak.. Bukan Sumbawa.

      Delete
  9. wah luar biasa ya ... kalau bisa travel dengan shared cost

    kapan ya diajakin ramai ramai ke sumba ...

    pasti jadi irit biaya (dengan gaya traveling irit)

    hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya mas, seru kalo rame-rame. Lebih irit juga

      Delete
  10. Maaf, saya telah menelan mentah-mentah air liur saya saking ngidamnya sama Sumba 😭😂

    Tapi memang sepertinya sangat dianjurkan mengajak warga lokal (dalam hal ini setidaknya sopir mobil sewaan), karena menyangkut faktor keamanan, kata teman Sumba begitu.

    ReplyDelete
  11. Mengapa Sumba keren sekaliiii.. Dan aku menyesal gak jadi ikut, padahal waktu itu udah tanya-tanya Choty mengenai trip ke Sumba ini.

    Btw thanks for sharing, Kak Dian! Semoga one day gantian rezekinya aku jalan-jalan ke Sumba. :D

    ReplyDelete
  12. itu padang rumput luas banget, liat dari foto aja kayaknya seger banget. haha
    btw, buat maen bola sama layangan enak banget tuh :D

    ReplyDelete
  13. Udah beberapa kali ke Sumba dalam rangka tugas pas masih tinggal di NTT.. Tapi banyak yg belum dikunjungi tempat wisatanya huhu.

    Bookmark dulu ah,, ada rencana tahun ini kesana hihi..

    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete
  14. KEren nih pantai2 dan objek wisata di Sumba NTT

    ReplyDelete
  15. Mba Booking Hotel Jemmy Via Apa..??boleh minta Nomor Kontak Hotel Jemmy kah..?? terima Kasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mbak, saya booking Hotel Jemmy lewat Traveloka

      Delete