Ide Bisnis di Masa Pandemi

Monday, September 14, 2020


Tahun ini, boleh dibilang menjadi tahun duka cita bagi seluruh umat manusia akibat wabah covid-19 yang membombardir hampir seluruh negeri di planet ini. Wabah ini hampir melumpuhkan sirkulasi aktivitas kehidupan manusia. Bagai anak perawan yang sedang dipingit, keluar rumah seolah jadi hal yang tabu dan menakutkan bagi semua orang. Interaksi antar individu pun serba dibatasi.

Dan gak terasa sudah sekitar tujuh bulan kita terpaksa melakukan segala sesuatu hanya dari dalam rumah. Keluar rumah pun paling beraninya cuma kalau ada keperluan mendesak, itu pun hanya di dekat-dekat rumah saja. Jangankan mau pergi jauh, mau bernafas di luar rumah saja sudah merasa nggak aman dan harus menutup muka pakai masker.

Pandemi yang tak kunjung berakhir ini berdampak besar pada sektor ekonomi. Entah sudah berapa ratus perusahaan yang bangkrut, dan berapa ribu pekerja yang terpaksa dirumahkan. Jumlah pengangguran pun terus bertambah setiap harinya.

Dalam kondisi yang serba dibatasi seperti sekarang ini, kita harus jeli melihat peluang. Manfaatkan kondisi yang ada sebagai lahan untuk menjemput rezeki. Jadi meskipun #dirumahaja, kita tetap bisa berkarya dan berpenghasilan. Beberapa usaha berikut sepertinya cocok untuk masa-masa pandemi seperti sekarang ini:

1. Bisnis Masker Kain

Hingga detik ini, anjuran untuk menggunakan masker masih terus digaungkan. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk saling melindungi satu sama lain. Karena seperti yang sudah kita ketahui bersama, virus bisa menyebar melalui kontak langsung ketika seseorang batuk atau bersin. Jadi kita dianjurkan untuk memakai masker untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran virus corona.

Di samping fungsinya untuk melindungi dari penyebaran virus, masker sekarang sudah menjadi trend dan bagian dari fashion. Buat kamu yang punya keahlian menjahit, kenapa gak jadikan ini sebagai peluang bisnis? Bikin masker kain kemudian dijual. Bikinnya yang unik, biar beda dan mempunyai ciri khas. Tapi ingat, jangan lupakan standar keamanan dan kenyamanan.

2. Bisnis Tanaman Herbal dan Olahannya

Selalu ada hikmah dari setiap kejadian. Pandemi ini membuat kita jadi lebih peduli akan kesehatan. Berbagai macam cara dilakukan untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga. Salah satunya adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh menggunakan bahan alami seperti tanaman herbal dan rimpang.

Buat yang hobi bercocok tanam, bisa mulai mencoba menanam berbagai tanaman rimpang seperti jahe, kencur, kunyit, temulawak, dan sereh kemudian mengolahnya menjadi jamu atau empon-empon.

Di rumah, saya dan suami sedang mencoba usaha ini. Pekarangan belakang rumah kami penuhi dengan tanaman rimpang dan herbal. Hasilnya kami olah menjadi jamu kunyit asam, wedang jahe, dan wedang uwuh kemasan.

3. Bisnis Kuliner

Pandemi ini memang membuat kondisi perekonomian jungkir balik seperti roller coaster. Kalau sebelum pandemi bisnis cafe dan restoran terlihat menjanjikan, pembatasan interaksi sosial justru mengubah segalanya. Tapi yang namanya usaha kuliner, tetap saja dicari.

Percaya deh, kegiatan work from home dan school from home itu justru bikin keinginan mengunyah makanan semakin menjadi-jadi. Solusinya kalau tidak pandai memasak ya dengan memesan catering rumahan atau memesan camilan secara online. Jadi, bisnis kuliner tetap menjanjikan di masa pandemi seperti sekarang ini. Hanya saja mungkin model dan cara penjualannya yang berubah.

Modal Untuk Bisnis

Yang namanya bisnis, pasti perlu modal, sekecil apapun itu. Dan di masa pandemi seperti sekarang ini, kita harus pandai-pandai mengalokasikan dana yang ada.

Untuk sumber dana usaha, kita bisa menggunakan dana tabungan pribadi, mencari investor, atau melakukan pinjaman modal usaha. Semua pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Dan pastinya kita akan memilih yang paling mudah dan minim resiko.

Sudah pernah mendengar Tunaiku? Tunaiku merupakan salah satu situs pinjaman online pertama di Indonesia dan sudah berdiri sejak tahun 2014. Tunaiku merupakan produk dari Amar Bank, salah satu institusi finansial berbentuk bank resmi di Indonesia. Tunaiku berdiri di bawah naungan bank resmi yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Jadi aman.

Selain aman, pengajuan pinjaman online ke Tunaiku juga terbilang mudah. Hanya bermodalkan KTP, dan perlu waktu sekitar 10 menit untuk mengisi formulir. Setelah data diproses, dalam waktu sekitar 3 hari, pinjaman modal usaha pun akan ditransfer ke rekening kita. Mudah, praktis, dan aman. Sudah memenuhi syarat sebagai pinjaman online terbaik belum?

Tapi ingat ya, meskipun prosesnya mudah, kita harus bijak menggunakan dana pinjaman modal usaha. Jangan sampai kita malah terbelit hutang karena tidak bisa mengembalikan dana yang sudah kita pinjam.

So, sudah siap mencari peluang di masa pandemi?

You Might Also Like

0 komentar