Antologi Jelajah Kepri, Karya Perdana Blogger Kepri

Tuesday, November 08, 2016


Jika kau bukan anak raja, juga bukan anak ulama besar, maka menulislah! - 
Imam Al Ghazali

Malam belum terlalu larut sewaktu Fadli, salah seorang teman blogger asal Pulau Kundur, mengirimkan sebuah pesan di grup WA Blogger Kepri, awal September lalu. Fadli mengusulkan bagaimana kalau kami menerbitkan sebuah buku tentang Kepri. Jadi nanti, masing-masing blogger menuliskan satu tempat wisata yang berbeda biar isi bukunya lebih berwarna dan beragam. Sebuah usul menarik yang langsung kami sambut dengan penuh sukacita. 

Tentang Ide yang Datang dan Pergi

Dan rupanya, kali ini Fadli bukan cuma sekadar usul, tapi juga sudah mempersiapkan draft tulisan yang didapatnya dari hasil blogwalking ke blog teman-teman. Wow! Saya beneran salut nih ama Fadli. Rupanya dia sudah mempersiapkan semua, dan kami hanya tinggal melengkapi dengan beberapa tulisan. 

Yang seperti ini nih yang keren. Soalnya dulu, di antara kami sudah pernah tercetus wacana untuk bikin buku. Tapi ya gitu deeh.. Wacana tinggal wacana. Saking excited-nya kami dulu, jadi yang namanya ide tuh berlompatan memenuhi laman chat di grup whatsapp. Hasilnya? Gak satu pun ide-ide itu terwujud. Hingga akhirnya ratusan ide itu tenggelam bersama ribuan chat lainnya. Ah. Selalu saja begitu..


Dan sekarang, begitu Fadli mengusulkan (lagi) rencana untuk menerbitkan buku, lengkap dengan draft yang sudah disusunnya, tentu saja kami menyambutnya dengan penuh sukacita. Rupanya, Fadli berkaca dari pengalaman-pengalaman sebelumnya. Dimana kalau melempar ide atau usul yang masih 'mentah' hasilnya paling hanya jadi ajang diskusi dan debat berkepanjangan. Hingga akhirnya ide itu hilang tertutup ide yang lain lagi. Hehehe.. gini nih susahnya (atau serunya) ngumpul bareng orang-orang kreatif yang penuh ide cemerlang.

Makasih ya, Fad :)

Tentang Pesona Kepri yang Masih Tersembunyi

Nah, di buku perdana ini kami sepakat untuk mengangkat pariwisata di Provinsi Kepulauan Riau aka Kepri. Karena judulnya adalah Jelajah Kepri, jadi isinya pun mencakup seluruh kota dan kabupaten yang ada di Kepulauan Riau ini. Mulai Batam, Bintan, Tanjungpinang, Karimun, Lingga, Anambas, dan Natuna. Semua komplit.

Buku Jelajah Kepri di White Sands Island, Bintan

Karena wilayah Kepri itu terdiri dari kepulauan, dan dikelilingi oleh lautan, jadi adalah hal yang wajar kalau pariwisata Kepri didominasi oleh wisata pulau dan pantai. Ada banyak pulau dan pantai yang cantik di sini. Masing-masing menawarkan pesona berbeda. Semua menarik untuk dijelajahi. 

Kenapa kami begitu excited dengan project perdana bertajuk Jelajah Kepri ini? Salah satunya adalah karena kami ingin ikut mempromosikan pariwisata di Kepri. Potensi wisata di tempat kami bermastautin saat ini masih kurang terdengar gaungnya di luar sana. Padahal sebenarnya, Kepri ini memiliki bentang alam yang indah. Pulau-pulau eksotis dengan bebatuan granit raksasa dan pasir putih yang halus, ditambah dengan air laut jernih berwarna tosca. Dan semua itu ada di Kepri. 

Saat ini, salah satu kendala terbesar bagi pariwisata Kepri adalah sarana transportasi. Bisa dibilang masih cukup sulit untuk mendapatkan tiket murah ke Kepri, terutama untuk ke Anambas dan Natuna. Kami yang tinggal di Batam aja masih sulit kok untuk menjelajah Anambas dan Natuna. #curcoldetected!

Yuk! Kita Jelajah Kepri

Kami sih berharap banget abis ini jadi banyak maskapai yang buka jalur penerbangan ke Anambas dan Natuna, setelah mengetahui bahwa di wilayah ini banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi. Ya, siapa tau salah satu infonya dari buku Jelajah Kepri ini :)

Tentang Buku Jelajah Kepri

Alhamdulillah buku perdana hasil kolaborasi anggota komunitas Blogger Kepri sudah terbit. Di buku ini ada 34 destinasi wisata di Kepri yang ditulis oleh 32 blogger. Loh? Kok jumlah tulisan dan penulisnya beda? Iya. Soalnya ada 2 blogger yang nulis 2 tempat wisata. Dan salah satu dari yang nulis 2 itu adalah saya, hehehe. 


Tulisan saya di buku Jelajah Kepri

Buku ini diterbitkan secara self publishing melalui Leutikaprio. Jadi selain kami patungan nyumbang tulisan, kami juga patungan untuk biaya cetak dan penerbitannya. Buat yang mau pesan bukunya, bisa langsung menghubungi teman-teman Blogger Kepri, atau langsung menghubungi penerbitnya.

Oiya, buku ini juga kami persembahkan untuk Iqbal Rois Kaimudin. Sahabat kami yang sebulan lalu mendahului kami pergi menghadap-Nya. Ada tulisan Iqbal tentang Pulau Sambu di buku ini.

Tribute to Iqbal Rois Kaimudin

Excited. Happy. Juga terharu. Akhirnya jadi juga kami nerbitin buku. Semoga apa yang kami tulis di buku setebal 164 halaman ini bisa bermanfaat bagi teman-teman yang ingin traveling ke Kepri, atau sekadar ingin mengenal Kepri lebih jauh.


Sengaja dikasih liat daftar isinya, biar pada penasaran ;)

Yuk! Jelajah Kepri!

You Might Also Like

46 komentar

  1. Akhirnya jebol juga buku kita. Next project bisa juga pakai cara-cara Fadli begitu ya kan biar segera kelar haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener teh... Caranya Fadli tuh jitu banget. Next harus diterapkan lagi hahaha...

      Delete
  2. rasanya mimpi...tulisanku juga bisa berada dibuku ini...makasih ya kakak2 senior...karena kalian inspirasi ku menulis :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat kakaaaak... Kita berkarya bareng-bareng yaaa :)

      Delete
  3. wahhh asiknya bisa punya buku kumpulan blogger....

    ReplyDelete
  4. kalo Fadli ga gerat cepat, ga jadi nih buku hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener kak. Untung dia tanggap situasi ya hehehe...

      Delete
  5. Alhamdulillah ya sesuatu, 😚 Seneng kali rasanya berkat mentemen Blogger Kepri akhirnya bisa nangkring tulisan di buku hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah ya Sad :)
      Seneng banget rasanya...

      Delete
  6. Keren kak, semoga bisa cetak ribuan eksemplar. agar bisa menjadi kebutuhan bagi wisatawan yang hendak melancong ke kepri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... semoga ada sponsor yang bersedia biayain ongkos cetak dalam jumlah besar ya :D

      Delete
  7. wah ... keren nya membaca buku sambil di pantai

    seakan impian masa kecil

    hiks hiks hiks

    ReplyDelete
  8. Terima kasih kak Fadli, Kepri dan blogger ny amakin ketche :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih juga Robbi :)
      Selamat buat kita semua yaa ;)

      Delete
  9. Wah keren, sesama blogger saling kompak bisa menghasilkan buku yang bermanfaat bagi banyak orang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah... Seneng banget rasanya bisa punya temen-temen seperti mereka :)

      Delete
  10. Keren mbak..kayaknya ema mau contek idenya nih untuk teman2 lombok sumbawa blogger..hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha silakan Ema. Cara ini sepertinya emang jitu banget :D

      Delete
  11. Sejauh ini, tiap le tobuk, buku tentang kepri trutama pariwisatanya msh jarang mbak.
    Selamat lah teman2 blogger kepri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Von.. Makanya kita tergerak pengen bikin buku tentang Kepri ini :) Makasih yaa...

      Delete
  12. fix jadi penasaran dan pengen buru2 ke gramedia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihihi... bukunya belum masuk Gramedia sih. Ini masih self publishing.. Jadi baru bisa dipesan di penerbitnya :)

      Delete
  13. Selamat ya Dee dan Blogger Kepri atas buku perdananya, semoga sukses yaa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah Wan :)
      Aamiin makasih yaa.. Sukses juga buat kamu :)

      Delete
  14. Wah ada bukunya ternyata. Dulu waktu SD saya suka mengira bahwa kepri ini gabung dengan Aceh ternyata dugaan saya salah besar. Semenjak masuk SMP, pd akhirnya saya memiliki teman asli dari Kepri, kalau dger cerita ttg wisata alamnya disana bikin pengen :( tp sayangnya sampai skg blm kesampaian.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk main ke Kepri, biar gak penasaran lagi ama keindahan alamnya :)

      Delete
  15. Selamat ya mbak Die. Jadi bacaan berguna buat traveler yang ingin cari tahu tentang Kepri :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak Rieeeeen.... siniii.. main ke Kepri :)

      Delete
  16. Selamat buat buku keroyakan nya, semoga kepri makin mendunia
    Btw mmg kalo ide banyak muncul mesti ada 1 orang yang ikhlas kerja keras buat mengeksesuki agar ngak jadi bahan obrolan aja di group hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mas Cum..
      Iya, emang harusnya seperti itu. Untunglah kemaren ada yang langsung tanggap, hehehe.. coba kalo enggak, kayaknya gak bakalan jadi-jadi nih kami punya buku :)

      Delete
  17. Waktu di RM Mie Tarempa (Mb Dee belum dateng kayanya) aku sempet nanya, siapa yang punya ide bikin buku ini. Dijawab sama teh Lina; Fadli.

    Aku pikir ya cuma ide awal, ternyata dia yang ngonsepin ya? Salut!

    Btw, bukunya ada di Gramed ga?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Fadli keren. Bukan cuma sekadar ngasih ide.. Tapi langsung eksekusi :)
      Bukunya belum masuk Gramedia mbak.. Untuk saat ini baru bisa dipesan di penerbitnya, Leutikaprio :)

      Delete
  18. wah emang keren Blogger Kepri ini. di tunggu buku jilid 2 nya
    oh nya bukunya ada di gramed gak ya lebih enak belinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukunya belum masuk Gramed nih mas.. Doain ya mudahan ada sponsor yang mau mendanai, supaya bukunya bisa cetak massal dan masuk toko buku, hahaha...

      Untuk saat ini bukunya baru bisa dipesan lewat penerbitnya, yaitu Leutikaprio.. :)

      Delete
  19. Idenya Fadli patut ditiru. Selamat buat temen2 blogger Kepri, emang jempolan blogger Kepri ini :)

    Dan, foto Iqbal bikin terharu. <3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener, Yan... Sepertinya untuk project-project selanjutnya, cara Fadli bakal kita pake terus :D

      Makasih ya :)

      Delete
  20. Keren nih kawan2 blogger Kepri. Selamat ya.
    Salut buat yang mau kerja duluan buat kerjain buku ini.
    Ajak aku ke Anambas kak.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mas Yopie.. Iya mas, emang harus ada yang mulai duluan, kalo gak gitu gak bakalan jalan-jalan.. Yuk ke Anambas bareng, aku juga belum ke Anambas..

      Delete
  21. ga ada cara beli lain selain beli k penerbit ya mba? biar lebih hemat ongkir :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh kalo mau beli langsung ke penulisnya mbak..

      Delete
  22. di jepara sudah ada resellernya atau belum mbak???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jepara belum ada. Kalo Jogja ada mbak...

      Delete
  23. Bakal ada part 2 gak ya? Mau kontribusii juga niih. Hhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insya Allah bakal ada lagi kok... Tunggu aja ya :)

      Delete