Kadispar dan Travel Blogger Kepri Sepakat Mengkampanyekan #KepribukanRiau

Sunday, November 22, 2015


Jumat malam 20 November 2015 kemarin mungkin merupakan hari yang membahagiakan bagi para Travel Blogger Kepri. Apa pasal? Karena pada malam itu untuk pertama kalinya para Travel Blogger Kepri diundang secara langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kepri, bapak Guntur Sakti untuk dinner sambil ngobrol-ngobrol cantik di rumah makan Saung Sunda Sawargi, Batam Center. Tapi rupanya, bukan hanya para blogger yang hepi dengan adanya pertemuan ini. Pak Guntur juga mengaku senang, bahkan sampai menganalogikan pertemuan beliau dengan para blogger malam itu bagai mendapatkan durian runtuh. Gak tanggung-tanggung ya Pak, ada 22 'durian' nih yang runtuh :D

Sambil menunggu hidangan tersaji, acara diisi dengan perkenalan singkat dari semua yang hadir pada malam hari itu. Dan tepat ketika orang terakhir selesai memperkenalkan diri, aneka menu yang menggugah selera telah tersaji lengkap di atas meja. Nasi timbel dan aneka lauk pauk yang tersusun rapi di dalam tampah itu seolah memanggil-manggil untuk segera dinikmati. Tanpa membuang waktu lagi, langsung deh, sikaaat!

Nasi timbel dan anek lauknya

Inti dari pertemuan kemarin adalah, pak Guntur ingin menggandeng para travel blogger dan menjadikannya sebagai kekuatan utama untuk mempromosikan pariwisata Kepri. Pak Guntur paham banget nih ama strategi marketing yang mengandalkan 4 poin utama, yaitu POS plus E (Paid media, Owned media, Social media, dan Endorsement)

Untuk promosi di media mainstream seperti koran, majalah, TV, maupun radio, kita semua pasti paham kalo perlu biaya yang tidak sedikit. Sementara durasi tayang di Paid media ini juga sebentar banget. Untuk itu, perlu ada cara promosi lain. Dalam hal ini pak Guntur sudah mulai mengerahkan tenaga ahlinya untuk mengelola website pariwisata Kepri. Diharapkan website ini nantinya akan menjadi Owned media bagi pariwisata Kepri, sehingga siapa pun yang ingin mencari informasi terkait dunia pariwisata yang ada di wilayah Kepri, bisa langsung berselancar di www.kepri.travel

Logo Wonderful Kepri

Selain itu promosi melalui Sosial media juga harus digencarkan. Hari gini gak punya sosmed, apa kata dunia? Huehehehe... Dinas Pariwisata Kepri juga gak mau ketinggalan, mulai dari fanspage facebook (Wonderful Kepri - Kepri Tourism), twitter (@kepri__tourism), instagram (@WonderfulKepri)

Nah yang terakhir adalah Endorsement. Sekarang kan lagi jamannya tuh menggandeng para public figur untuk meng-endorse sesuatu. Biasanya, promosi yang seperti ini cukup lama bertahannya. Apalagi kalo public figur yang dijadiin endorser itu emang famous dan berkarakter kuat. Dan pak Guntur menempatkan para travel blogger di bagian ini. *terharu adek, bang!

Pak Guntur Sakti

Tapi dalam hal ini pak Guntur bener banget loh. Komunitas Anak Pulau termasuk yang rajin dalam mengeksplore tempat-tempat cantik yang ada di Kepri, khususnya Batam. Dan Anak Pulau yang merangkap sebagai travel blogger punya andil lebih besar dalam mempromosikan tempat-tempat cantik tersebut. Jadi bukan cuma sekadar singgah, lalu foto-fotoan aja, tapi juga menuliskannya di blog sehingga lebih banyak lagi orang yang tau bahwa Kepri ini juga merupakan surganya pariwisata Indonesia.

Tulisan para blogger di halaman blog-nya itu bisa jadi ajang promosi yang bagus banget. Dan yang terpenting, durasi tayangnya pun tak terbatas. Ya, kecuali kalo si blogger menghapus tulisan tersebut atau platform blog-nya mengalami nasib yang sama seperti multiply dulu, hahahaha... 

Malam itu juga jadi ajang saling curhat antara kami, para Travel Blogger Kepri dengan pak Guntur. Keresahan yang dirasa pak Guntur selama ini klop dengan apa yang kami rasakan juga. Tentang sulitnya menjelaskan pada orang-orang, bahwa Provinsi Kepulauan Riau itu beda dengan Provinsi Riau, meski dulu awalnya memang merupakan satu provinsi. Tapi sejak tahun 2002, keduanya sudah resmi berpisah. Kalau meminjam istilah dari pak Guntur, Riau dan Kepri itu sudah bercerai, talak 3, jadi udah gak mungkin rujuk lagi.

Si Chaya curhat tentang kampung halamannya, hahahaha... 

Sedihnya lagi, sampai detik ini Facebook masih mengenali Batam sebagai bagian dari Riau, bukan Kepri. Kami, para facebooker yang berdomisili di Batam dibuat galau nih ama Facebook. Masa iya, kami harus mengisi kolom current city dengan Batam, Riau, Indonesia? Itu kan sama aja dengan membenarkan kesalahan mereka? *sedih hati adek, bang...

Makanya, kami sepakat untuk meng-kampanyekan #KepribukanRiau ke seluruh penjuru dunia. Batam itu adalah bagian dari Kepri, bukan Riau. Tanjungpinang itu juga bagian dari Kepri, bukan bagian dari Riau, apalagi Babel. Kalo yang di Babel itu mah Pangkal Pinang. Lebih beda lagi tuuh... :D Jadi, jangan salah lagi ya...

Foto bareng sebelum pulang. Photo by: Yuli Seperi

Baca juga tulisan Travel Blogger Kepri lainnya: 
  • Iqbal Rois | www.jalankemanagitu.com | http://bit.ly/1IxmOv7
  • Lina Sasmita  | www.linasasmita.com | http://bit.ly/1YEvclN
  • Agus Saputra Asad | www.livejournalofasad.com | http://bit.ly/1N0dXUC
  • Fadli | www.fadlifadli.wordpress.com | http://bit.ly/1XD4YxH
  • Narsih Asih | www.asihtraveling.blogspot.com | http://bit.ly/1OALRCa
  • Danan Wahyu | www.dananwahyu.com | http://bit.ly/1OALTd5
  • Cucum Suminar | www.kompasiana.com/cucum-suminar | http://bit.ly/1SsQ5N6
  • Sarah | www.shesarahjalan.blogspot.co.id | http://bit.ly/1TgXpLQ
  • Rina Sandra | www.jalanrina.com | http://bit.ly/1NGJaBK
  • Eka Handa | www.ekahandaa.blogspot.com | http://bit.ly/1TtirYh

You Might Also Like

16 komentar

  1. wah saya ngak di undang juga ya, sayang sekali, wakakkakaka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Infonya disebar di grup WA kok mas...

      Delete
    2. si om albar hp nya tidak bisa WA kak,
      karena ilang

      Delete
  2. Semoga Wisata kepulauan Riau semakin Keren dan mendatangkan banyak wsatawan, ya.

    Itu lhooo Nasi timel dan lauk pauknya...Duh bikin elus elus perut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... Sini sini mbak, kita makan nasi timbel :)

      Delete
  3. padahal pingin ikutan,tapi sayang banget malem,g jadi ketemuan sama mbk dian deh >_<
    bukan fb aja mbak, ig juga, Batam masih Riau :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Loh, mbak Hanna lagi di Batam ya? Kirain di Siak...
      Iya mbak..., FB, IG, twitter, juga masih nulis Batam, Riau :D

      Delete
  4. akhirnya bisa kumpul kumpul ya blogger batam.... semoga tahun depan kerjasama lebih oke lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... Semoga terlaksana famtrip-famtripnya ya, kakaaaak....

      Delete
  5. Kereeen bisa kerjasama dengan pemerintah, aku masih menunggu jadwal bapak kepala dinas pariwisata malang kosong neh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Wan, ngepasin jadwal ama beliaunya itu yang susah... :)
      Jadsi kemarin begitu beliau nentuin tanggalnya, kami semua langsung sepakat. Mumpung bisa :)

      Delete
  6. Waaah ini nih .. Maunya pemerintah aceh juga melakukan hal yang sama. Karena aceh selalu berimage negatif. Capek adek kak bilang ke orang2 klo aceh banyak positifnya. Ibi aja lagi nungguin bini positif nggak jadi jadi hahaha

    Salam takjim sama artis batam 😂

    ReplyDelete
  7. Jangankan FB ya, orang lain mungkin belum paham kalau Kepri dan Riau sudah tidak mungkin rujuk lagi hahahaha. Sukses buat Kepri yaa :)

    ReplyDelete
  8. Baru tahu Kepri, but suskes terus ya kampanyenya,

    ReplyDelete
  9. Aduh ada foto aku di postingannya blogger terkece yang ga pelit ilmu ini.. hahahaha...

    ReplyDelete
  10. Saya tertarik dengan tulisan anda,
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Pariwisata yang bisa anda kunjungi di Informasi Pariwisata

    ReplyDelete