Mengintip Terumbu Karang di Perairan Pulau Abang

Tuesday, November 15, 2016

 Foto by Galang Bahari

Nama Pulau Abang mungkin masih luput dari radar para penggemar dunia bawah laut. Signal tentang keindahan dan keanekaragaman terumbu karang serta ikan-ikan cantik di wilayah ini belum sepenuhnya terdeteksi oleh radar mereka. Padahal, secara khusus pulau ini telah ditetapkan sebagai lokasi Coral Reef Rehabilitations and Management Program (COREMAP). Dan sejak tahun 2011 lalu, oleh Kementerian Pariwisata RI telah ditetapkan sebagai destinasi wisata unggulan daerah untuk wisata bahari. 

Sekitar medio 2008 saya mengenal perairan Pulau Abang sebagai salah satu spot mancing favorit di Batam. Kami tak pernah menyangka, bahwa di tempat kami sering memancing itu tersimpan 'surga' berupa terumbu karang dan biota laut yang aduhai cantiknya. 

Piknik Keluarga Cemara Blogger Kepri

Hari Minggu lalu, 13 November 2016, saya bersama teman-teman Blogger Kepri berkesempatan piknik cantik ke perairan Pulau Abang bersama Galang Bahari Wisata. Mendung yang bergelayut manja di langit Batam sedikit pun tak menyurutkan semangat kami untuk memulai perjalanan bedol desa ini. Gimana gak disebut bedol desa, kalo peserta piknik kali ini mencapai 31 orang termasuk 2 anak-anak dan 1 ABG :D 

 Piknik Keluarga Cemara

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 60 km dari Batuaji, dan melintasi 7 pulau yang dihubungkan oleh 6 jembatan yang merupakan kebanggaan warga Batam (baca: Jembatan Barelang) sampailah kami di Pelabuhan PT. Pari, di Pulau Galang Baru. Kalau teman-teman datang menggunakan kendaraan pribadi, kendaraannya bisa diparkir di sini. Ongkos parkirnya Rp 20ribu untuk mobil, dan Rp 5ribu untuk sepeda motor.

 Tempat parkir di pelabuhan PT. Pari

 Sampai di pelabuhan PT. Pari

Wejangan di Pulau Nguan

Dua buah pompong sudah menunggu, siap membawa kami ke Pulau Nguan. Loh? Kok Pulau Nguan? Di Pulau Nguan ini, ada rumah singgah atau homestay dari Galang Bahari Wisata. Semua tamu yang mengambil paket trip dari Galang Bahari pasti akan diajak singgah di sini. Bagi yang mau menginap di sini juga bisa. Ada beberapa kamar yang memang disediakan bagi para tamu yang ingin menginap. 

 Mau nginep di sini? Bisaaa...

Tak hanya sekadar singgah, di sini para peserta trip akan diberi pengarahan tentang hal-hal yang harus diperhatikan selama snorkeling. Antara lain, jangan menginjak karang, terutama karang bergenus acropora, seperti acropoda palmatae, acropora cervicornis, acropora acuminata, dan acropora micropthalma yang memang banyak terdapat di perairan Pulau Abang. Karang-karang dari jenis ini mudah patah. Dan kalau sudah patah, perlu waktu sekitar 1 hingga 2 tahun untuk tumbuh sepanjang 1 centimeter. 

 Denger wejangan dulu dari guide Galang Bahari

Bukan cuma itu, bang Zack selaku owner dari Galang Bahari Wisata ini juga menegaskan agar para peserta trip tidak membuang sampah sembarangan. Baik di laut, maupun di pulau-pulau yang nanti akan disinggahi.

Ini penting untuk disampaikan. Agar para peserta trip tak hanya datang dan menikmati keindahan 'surga' di bawah sana. Tapi juga bertanggung jawab dan ikut menjaga kelestarian terumbu karang dan biota laut yang hidup di sana. 

Sambil menunggu antrian untuk berganti pakaian, para peserta trip bisa menikmati segelas teh hangat yang telah disediakan. Duh! Ini benar-benar merupakan sambutan hangat di tengah cuaca yang mendung menggoda. 

 Sambutan yang benar-benar menghangatkan

Sebelum berangkat, para peserta bisa memilih life jacket yang sesuai ukuran. Tak hanya menyediakan life jacket bagi orang dewasa, Galang Bahari juga menyediakan life jacket khusus untuk anak-anak seumuran Chila (7 tahun) dan Lala (4 tahun). Jadi buat teman-teman yang mau snorkeling bareng anak, adek, ponakan, anak tetangga, atau adek gebetan, upss! Teman-teman gak perlu khawatir lagi masalah life jacket. Semua sudah disediakan oleh Galang Bahari Wisata.

 Yak di;ilih dipilih life jacketnya...

Terpesona Pulau Rano


Dua buah pompong yang membawa kami melaju berkejaran membelah lautan. Langit masih mendung, tapi hujan sudah berhenti turun. Tak berapa lama, pompong pun merapat ke sebuah pulau kosong yang hamparan pasir putihnya terlihat begitu menggoda. 

 Pulau Rano

Di sini, masker dan snorkel serta fin dibagikan. Buat yang belum pernah snorkeling, di sinilah tempat yang pas untuk mencoba membiasakan diri menggunakan peralatan snorkeling. Hari itu kami ditemani oleh 10 orang guide bersertifikat. Jadi gak perlu khawatir. Buat yang belum bisa berenang, bapak-bapak guide dari Galang Bahari ini pun siap sedia untuk mendampingi bahkan mengajari berenang. 

Kami juga diajak untuk melakukan pemanasan. Senam-senam ringan aja, sekadar melemaskan otot-otot tubuh biar gak kram di dalam air. Setelah semua siap, kami pun diajak naik ke pompong. Siap untuk petualangan yang sesungguhnya...

 Foto bareng di Pulau Rano. Foto by Jogie Suaduon

Finding Nemo

Spot pertama adalah diperairan Pulau Dedap. Arusnya cukup kuat. Tapi airnya jernih. Coral dan ikan-ikan di bawah sana terlihat jelas dari atas pompong. Satu persatu mulai menceburkan diri dan langsung terpukau melihat keindahan taman laut di bawah sana. 

 Snorkeling rame-rame

Tiba-tiba semua histeris begitu melihat ada clownfish atau yang lebih dikenal dengan nama ikan nemo berenang lincah di antara anemon. Bukan cuma satu, tapi banyak. Saya yang cuma nyebur sebentar aja bersyukur banget udah sempat ngeliat si nemo berenang-renang. Duh! Beneran takjub rasanya bisa ngeliat si ikan badut orens-putih ini bermain-main di habitat aslinya. Apalagi si Lala. Seneng bener dia bisa berenang bareng si nemo. 

 Ketemu nemo. Foto by Galang Bahari

Bersantap di Pulau Dedap

Main air bikin laper. Apalagi kalo main airnya di tengah laut yang saat itu arusnya cukup kuat. Lapernya pasti dobel nih. Pompong pun merapat ke sebuah pulau berpasir putih yang airnya terlihat hijau. Pulau Dedap namanya. Inilah nikmatnya tinggal di daerah kepulauan. Pulau-pulau cantik nan eksotis seperti ini ada banyak di Batam. Pulau kayak gini tuh kemping-able banget!

 Pulau Dedap

Bapak-bapak guide dengan cekatan mempersiapkan meja portable yang rupanya bisa diselipkan di dalam pompong. Hehehe.. saya beneran baru tau loh waktu bapak-bapak guide itu gotong-gotong kayu berukuran cukup lebar dari pompong, ternyata itu adalah meja portable. 

 Serbuuuuu!

 Lala di Pulau Dedap

Ikan asam pedas dan tumis kacang panjang yang disajikan bapak-bapak guide siang itu terasa nikmat luar biasa. Apalagi disantap dengan nasi putih yang masih mengepul hangat plus kerupuk. Makanannya enak, suasana dan tempatnya pun menunjang. Maka nikmat Tuhan yang mana yang kau dustakan? 

Save the Best for Last

Habis makan masih ada dua spot snorkeling lagi yang kami kunjungi. Semuanya keren. Apalagi spot terakhir yang lokasinya tak jauh dari Pulau Abang Kecil. Permukaan lautnya tuh tenaaang banget, kayak kolam. Dari pompong aja udah kelihatan karang warna-warni di bawah sana. Gak salah emang kalo spot yang satu ini dijadikan spot pamungkas. 

 Lala seneng banget bisa snorkeling

Tapi ternyata, keseruan di hari itu belum berakhir. Sekali lagi kami diajak singgah di Pulau Rano. Dan kebetulan banget, cuacanya mulai cerah. Langit biru mulai menampakkan pesonanya. Di bawah langit biru begitu, Pulau Rano jadi terlihat semakin cantik. 

 Pulau Rano

 Lala dan Chila

Rupanya kami diajak singgah ke Pulau Rano untuk menikmati kelapa muda. Cocok! Gak ada yang bisa ngalahin nikmatnya nongkrong sore-sore di pantai sambil minum kelapa muda. Apalagi kalo nongkrongnya rame-rame. 

 Minum kelapa muda di pantai

 Pemandangan ini jadi penutup yang manis...

Thanks God! Liburan kali ini sungguh luar biasa...

Galang Bahari Wisata
Zaka : 085264634106
Oom Sani : 081219544538

IG : @pulauabangtrip
FB : https://www.facebook.com/galangbahariwisata/?fref=ts

You Might Also Like

49 komentar

  1. wah keren banget petualangan nya di pulau abang
    apalagi pulau rano, pulau cantik berpasir putih dengan kelapa kelapa nya

    aw aw

    jadi pengen ... colek galang bahari wisata

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tungguin aja mas Reza.. Nanti bakal dicolek-colek lagi kok ;)

      Delete
  2. Si Lala tidak masuk angin ya?
    Berendam seharian kena angin lagi.

    Hebat Lala.
    💪

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betah banget dia kalo udah diajakin main begitu.. :D

      Delete
  3. Serunya, aku suka pulau dedap, btw waktu kesana angin kencang, jadi kami dihempas hempas ke batu karang, jadi luka hati, eh luka dengkul dikit

    ReplyDelete
  4. Kita harus explore lebih banyak lagi ni potensi bawah laut batam Mbak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Menik... Aku pengen banget explore pulau-pulaunya.. Cari tempat yang kemping-able :D

      Delete
  5. Pasir putih Pulau Dedap sama pemandangan underwaternya sukses bikin pengen balik lg.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Cucum.. asli pengen balik lagi.. Kemaren aku cuma bentar aja nyeburnya. Bentaaaaar banget hahaha

      Delete
  6. Aku bangga melihat Kepri memiliki laut nan indah seperti ini... Gak perlu jauh2 mau lihat pemandangan cantik bawah laut.. Dan sudah ada tempat yang bisa aku recomendkan utk tamu dari luar :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget mbak Sarah.. Jadi bangga ya Batam punya destinasi wisata sekece ini :)

      Delete
  7. duh kangen nyelam tampat di sini,.. di Pulau Abang,

    ReplyDelete
  8. wuih ada lala the explorer...kerennn deh Pulau Abang dan sekitarnya pengen balik dan balik lagi rasanya rindu akan si nemo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Si Lala udah nagih terus aja pengen snorkeling lagi katanya... :D

      Delete
  9. Ada nemo hihihi
    Sesuatu banget ya mbak bisa jalan ke sini :)

    ReplyDelete
  10. wahh kerennn mbak... itu kira-kira jam berapa yaa berangkatnya? biar bagus kalau pas liburan kesana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemaren kami berangkat jam 8 pagi.. Bagusnya sih sekalian nginep aja di homestaynya.. Jadi lebih puas :)

      Delete
  11. Ya ampuunnn nemonya cantiikkk, foto terakhirnyaaaa bikinnn mupeeeenggg. Makasih sharingnya mba Dee.

    ReplyDelete
  12. saya sering snorkling di laut kok gak pernah ketemu nemo ya?
    *disitu saya merasa syedih syekali*

    ReplyDelete
  13. Yaampuuunnn keren bnget.. jadi pengen cepet" ke pantai deh :(:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asiiiik... pas banget ya sekarang weekend :)

      Delete
  14. Hwaaaaah.. kangen ke Pulau Abang.. kerennn ini pulau ah..
    Btw, itu pohon kelapa yang menjorok ke pantai di Pulau Rano kok jadi gundul gitu mba Di?? itu kan spot kesukaanku tiap pose ala2 model.. haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Entah Chay... mungkin dia lelah :D Iya, pohon itu sepertinya emang spot wajib buat poto syantik di Pulau Rano :)

      Delete
  15. seru banget snorkeling di Pulau Abang, walaupun cuma bisa gaya ngapung tetap bisa liat nemo cantik.
    yuk kemana lagi kita mbk

    ReplyDelete
  16. hihh indahnya bisa berkunjung ke sana apalagi saat berenang airnya masih sangat jernih dan melihat ikan nemo yang lucu lucu ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo pas cuaca cerah pemandangannya bisa lebih keceh lagi :)

      Delete
  17. Aku sellau suka makan rame2 di pantai itu, keseruan sambil ngobrol2 plus es kelapa muda hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sinilah mas Cum... Main ke Batam. Ntar diajakin makan di pantai deeeh....

      Delete
  18. Duuuh, kangen banget deh sama Pulau Abang, guidenya juga tuh yg bikin nyaman, setia nemenin dan jagain kita, jadi ga was was pas berenang. Di Pulau Abang ada ubur ubur unyunya juga mba.

    Jadi kangen nyelam disitu, hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Eka.. Mereka profesional banget ya.. Kita jadi nyaman :)

      Delete
  19. saya sudah beberapa bulan ini ga berani snorkeling, gara2 pas senorkeling di Pulau Moyo saya ketemu uler lauut... hwaaa langsung takut kalau mau nyelem2 lagi :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sini Lu... nyelam-nyelam manjah di Batam :D

      Delete
  20. Pelayanannya sangat memuaskan. Alhamdulillah. Semoga Bang Jack dan tim tidak bosan kalau kita ke sana lagi haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget teh.... Jadi nagih ngetrip bareng Galang Bahari lagi :)

      Delete
  21. Sunsetnya cakep banget,,, kapan-kapan maen ke Kepri ah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Senja di Kepri seriiiing banget cakep begitu :)

      Delete
  22. Serruuu yaaa hahaha. Saya suka viewnya Pulau Dedap, ijo-ijo piye ngunu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyo Qy... bikin betah kalo ngeliat airnya yang ijo itu plus pasirnya yang putih halus itu..

      Delete
    2. Iyo Qy... bikin betah kalo ngeliat airnya yang ijo itu plus pasirnya yang putih halus itu..

      Delete
  23. Iriiii. Enak banget Blogger Kepri jalan-jalan mulu. :D Kapan ya Malang Citizen jalan-jalan juga

    ReplyDelete
  24. Wah bagus ya tempatnya apalagi spot divingnya itu..
    Aktivitasnya juga seru, harusnya ditempat yang teermasuk tempat wisata dilindungi harus lebih sering dikasih penyuluhan kaya gini buat para pengunjungnya.

    ReplyDelete
  25. Bagus ya, jadi pengen ke sana.

    ReplyDelete