Gili Meno, Ada Pesona dalam Heningnya

Wednesday, January 27, 2016


Siapa yang tidak kenal Gunung Rinjani? atau Gili Trawangan? Keduanya menjadi destinasi favorit bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Lombok. Tapi kali ini, saya akan bercerita tentang Gili Meno. Satu dari tiga gili yang menjadi primadona di Lombok. Suasananya yang lebih tenang dibanding tetangganya, Gili Trawangan, sukses membuat saya jatuh hati. 

Siapa pun pasti akan langsung jatuh hati kalau dihadapkan pada lukisan indah karya Sang Mahakuasa. Gradasi warna laut yang tercipta dari karang-karang di bawah lautnya, langit yang biru cerah tanpa awan, juga pasir putih yang halus dan selembut bedak bayi, benar-benar membuat saya jatuh cinta pada pandangan pertama. 

Gradasi warna lautnya begitu cantik

Pulau kecil ini benar-benar terasa damai dan tenang, tanpa suara bising kendaraan bermotor. Bukan hanya keindahan alam yang memikat hati saya di Gili Meno, tapi juga keramahan penduduknya. Selalu ada sapa dan seulas senyum yang mereka tebarkan setiap kali berpapasan di jalan. Sungguh sebuah keramahan tulus yang tidak dibuat-buat. Keramahan yang membuat saya betah berada di pulau kecil nan cantik ini. 

Yang Menarik di Gili Meno

Di Gili Meno, ada beberapa tempat menarik. Turtle sanctuary adalah salah satunya. Sebuah tempat perlindungan dan pengembangbiakkan kura-kura yang dikelola oleh seseorang bernama Boulong. Dalam sebuah papan yang ada di sana tertulis ajakan dari Boulong untuk menyelamatkan dan melindungi kura-kura agar tidak punah dari muka bumi ini. Suatu bentuk kepedulian yang harus kita dukung bersama, tentunya. Dengan harapan semoga anak cucu kita nanti bukan hanya mengenal yang namanya kura-kura dari cerita-cerita kita saja.

Sewaktu saya berkunjung ke Gili Meno, beberapa pemuda dari sebuah lembaga konservasi alam sedang membantu membersihkan kolam tempat para tukik dikembangbiakkan. Bersama-sama kami menyikat lembut tempurung tukik-tukik itu dengan sikat gigi. Senang rasanya melihat tukik-tukik itu berenang di lingkungannya yang bersih. 

tukik-tukik yang sudah dibersihkan

Tempat menarik lainnya adalah sebuah danau alami berair asin. Danau ini berada di tengah-tengah Gili Meno. Ada sebuah kepercayaan yang beredar tentang danau ini. Konon, danau di Gili Meno dapat memberi pertanda mengenai panjang pendeknya umur seseorang. Apabila seseorang melihat danau ini sangat luas, maka umurnya akan panjang, demikian juga sebaliknya. Namanya juga legenda yang beredar di masyarakat, boleh percaya boleh tidak. Kalau saya pribadi sih, tentu saja tidak percaya. Karena umur seseorang hanya Tuhan yang tau. Dan terlepas dari cerita di balik itu semua, danau ini merupakan sebuah ekosistem bagi mangrove yang sayang untuk dilewatkan kalau kita berkunjung ke Gili Meno.

danau air asin

Gili Meno Bird Park juga jangan sampai anda lewatkan kalau berkunjung ke pulau cantik ini. Tiket masuknya Rp 50.000 per orang. Taman burung ini adalah milik warga negara Australia. Koleksi burung yang ada di sini sangat beragam. Tidak hanya burung-burung Indonesia tapi juga burung-burung dari mancanegara seperti flamingo, pelikan, juga elang. 

Transportasi dan Akomodasi

Lupakan yang namanya kendaraan bermotor kalau sedang berada di Gili Meno. Di Gili Meno tidak ada kendaraan bermotor. Jadi kalau ingin mengelilingi pulau yang luasnya 150 ha ini, anda bisa menyewa sepeda ontel atau naik cidomo. 

Tapi saya pribadi, lebih suka berjalanan kaki mengelilingi pulau cantik ini. Dengan berjalan kaki, rasanya saya bisa lebih puas untuk menikmati setiap sudutnya. Lebih sehat untuk lingkungan, dan untuk diri sendiri tentunya. Apalagi, rasanya di setiap sudut pulau ini, ada saja tempat atau pemandangan yang menarik untuk diabadikan. Singkatnya, Gili Meno itu fotogenic banget! Difoto dari sisi manapun juga tetap terlihat cantik dan mempesona. 

anak-anak Gili Meno bermain di pantai

Untuk menginap, di Gili Meno banyak terdapat pilihan. Mulai dari bungalow sampai homestay. Mulai dari yang berharga seratusan ribu sampai yang berharga jutaan rupiah. Saya menginap di Ko Uchi Bungalow. Sebuah penginapan yang berada di tengah-tengah pemukiman penduduk. Untuk sebuah penginapan yang nyaman, tenang, dan damai itu, saya hanya perlu membayar Rp 100.000 per malam. 

Bagaimana Menuju Gili Meno?

Untuk menuju Gili Meno, anda bisa menyeberang dari Pelabuhan Bangsal menggunakan public boat seharga Rp 9.000 per orang. Waktu paling tepat untuk menyeberang dari Bangsal ke Gili ataupun sebaliknya adalah pada pagi hari, ketika ombak belum tinggi dan public boat masih beroperasi. 

Tapi kalau anda terpaksa menyeberang pada siang hari, jangan khawatir, karena masih ada shuttle boat yang bisa mengantar anda ke Gili. Harga tiket untuk shuttle boat tujuan Gili Meno adalah Rp 20.000 per orang. Dan kalau anda terpaksa harus menyeberang pada siang hari pastikan barang berharga anda seperti kamera, handphone maupun dompet sudah terlindungi dengan baik. 


Selamat menikmati sepotong surga yang tercecer di perairan Selat Lombok. Dan jangan lupa, yang paling penting, jangan pernah merusak keindahan Gili Meno dengan sampah maupun aksi vandalis ya.. Agar keindahan Gili Meno masih bisa terus dinikmati oleh siapa pun yang berkunjung ke sana. 

You Might Also Like

11 komentar

  1. ingin sekali rasanya main ke lombok...tpi masih saja sebatas keinginan yg belum terealisasi...hmmm

    ReplyDelete
  2. Gili meno tempat yang keren. Sepertinya disana cocok buat camping, cuma sepertinya tidak diperbolehkan.. -_-"
    Gua cuma pernah main ke gili trawangan doank..

    ReplyDelete
  3. tukiknyaa..kangen lombok yang cantik, heavens on earth...

    ReplyDelete
  4. Ga nahan liat warna lautnya, pingin jebur aja bawaannya :D

    ReplyDelete
  5. kak, rekuwes dong.. foto pasirnya mau mau mau

    ReplyDelete
  6. Gili meno bener2 istimewa ya kak...ke Lombok rugi kalau nggak mampir sini

    ReplyDelete
  7. Ini komen bisa jadi mengerikan. hmm... aku selalu ngebatangin tukik dijadiin keripik gimana rasanya ya? *kaboooor*

    ReplyDelete
  8. Indah sekali Gili Meno. Aku belum pernah ke sana. Banyak gili di Lombok yang mesti didatangi ya mbak.

    ReplyDelete
  9. kalau melihatnya di foto ini, danau ini kelihatan luas banget ... artinya?

    ReplyDelete
  10. Gili 'trio' ini memang pantainya cakepnya laur biasa.... Snorkling Ok, jalan jalan menyisi pantai OK.

    ReplyDelete