Review Love Journey: Ada Cinta di Tiap Perjalanan

Wednesday, January 23, 2013


Halaman ini berisi review buku Love Journey: Ada Cinta di Tiap Perjalanan yang sengaja aku kumpulin jadi satu di sini....

1. Review by: Tsabita

Buku Love Journey ini merupakan buku yang berisi kumpulan cerita perjalanan dari 18 penulis, dan dinar merupakan salah satu penulis tersebut. Kesemua tulisan yang ada didalamnya merupakan pemenang lomba menulis cerita perjalanan dengan tema “Love Journey”, kecuali 2 orang yaitu mb Dee An dan mas Fatah yang bertindak sebagai penyunting sekaligus penggagas lomba yang ikut menyumbangkan tulisannya disini. Mb Dee Ann merupakan seorang blogger berbakat yang sudah menulis 9 antologi buku, Sedangkan Mas Fatah merupakan penulis Travellicious Lombok dan banyak antologi lainnya, Mas Fatah ini kakak kelasku di HI lho, anak HI emang kece2 ya, *ikut bangga* :"))
Selengkapnya... [KLIK]


2. Review by: Haryadi Yansyah

Sudah banyak buku yang mengusung tema jalan-jalan –genre yang beberapa tahun terakhir begitu meledak di pasaran, namun hanya sedikit yang berhasil memadukan kisah kegemaran melancong ini dengan unsur kesejatian hati manusia : cinta.

Selengkapnya... [KLIK] 


3. Review by: Diah Indri 

Buku yang berupa antologi dari narablog multiply ini dikemas dengan apik, kualitas kertasnya seperti buku tetralogi laskar pelangi dan buku sejenis. Entah nama kertasnya apa. Bagi saya membaca dengan kertas yang tidak terlalu putih terang seperti ini membuat mata lebih betah dan tidak tersiksa. Selain kualitas kertas yang bagus, dalam buku ini juga dilengkapi pembatas buku yang senada dengan gambar covernya.


4. Review by: Vera Karmanto 

Tak cuma ilmu yang bisa kaudapat saat jengkal-jengkal kakimu melangkah keluar dari zona kuasamu. Tak juga melulu suvenir manis saat kau tiba di sebuah tempat asing. Jauh dari semua itu, kau bisa temukan butiran pesan cinta dariNya.
Maka bertamulah dan kenalkan dirimu pada keajaiban-keajaiban yg diciptaNya. Tajamkan indera-inderamu pada tadabbur Yang Maha Indah. Tatap varian warna bumi di balik lensa matamu sendiri. Lakukanlah perjalanan, dan lihatlah dunia!

5. Review by: Ayana

Meski berstatus sebagai buku indie, Love Journey cukup berhasil membuktikan bahwa kualitas yang ia berikan bisa bersaing dengan buku terbitan mayor. Cover buku yang cantik, cerita-cerita yang menarik, serta penyuntingan yang rapi membuat buku ini nyaman dibaca. Kutipan-kutipan yang disematkan di akhir tiap tulisan juga berhasil menjadi penutup yang manis bagi tulisan-tulisan tesebut.  

Selengkapnya... [KLIK]

6. Review by: Dewi

Buku yang menarik, buah karya para Multipers. Bersyukurlah karena kita diberi rasa Cinta, bisa menikmati Cinta dari Sang Maha Pemberi Cinta. 


7. Review by: Aishachan

Bukunya Love Journey juga dilengkapi foto-foto perjalanan walau enggak berwarna dan ukurannya kecil. sedikit rada ga percaya ini indie, karena pengemasan bukunya cukup bagus, dari kualitas kertas sama cover. Dan, sesuai dengan taglinenya, buku ini emang menceritakan bahwa ada cinta di tiap perjalanan :D

Selengkapnya... [KLIK]

8. Review by: D'onk Lombok

 
LOVE JOURNEY: Ada Cinta di Tiap Perjalanan

Sepertinya kita sedang berbagi pengalaman dengan para petualang-petualang (backpacker Indonesia). Cerita-cerita mereka (para penulis) tentang cerita cinta yang polos, sederhana, arti cinta dalam tiap-tiap perjalanan para penulisnya, cinta yang universal. Bener-bener menginspirasi, bahwa hal-hal kecil yang sering kita sepelekan bisa membuat kesan dalam tiap perjalanan seorang backpacker, terlebih lagi menjadikannya sebuah cerita menarik yang sungguh-sungguh alami.

Seperti cerita milik Dee An yang saya rangkum sedikit, “Ada Cinta di Gerbong Kereta”: Gerbong kereta ini tak pernah kehabisan cerita. Saya selalu bernostalgia setiap naik kereta api. Terlebih kereta api ekonomi seperti ini. Dan rasa itu memilih hadir disini, bukan di gunung-gunung yang sering kami daki, bukan juga dibangku kuliah tempat kami, sama-sama menuntut ilmu. Tapi disini, disebuah gerbong kereta api ekonomi.

Menarik juga tentang cerita yang ditulis Katerina Katerina Stwn, “Menaklukan Rasa Takut di Dasar Laut Pulau Dewata”, seorang wanita yang masih sempat-sempatnya berfikiran untuk melindungi auratnya ketika ingin belajar menyelam untuk yang pertama kali (pemula). Pembelajaran yang begitu menyemangati (bagi saya) ketika ia tuliskan, Saat perlengkapan meyelam telah terpasang, saat teori-teori telah dikuasai dan dihafalkan, semua akan sia-sia jika keberanian tak terpancang kuat di dasar jiwa. Rasa takut akan membuatmu gagal meraih kenyataan.

Masih banyak cerita-cerita menarik lainnya yang bisa anda jadikan motivasi dan pengetahuan-pengetahuan, serta tips dan trik dalam menikmati sebuah perjalanan untuk mencari, mengenal cinta itu. Saya makin yakin, bahwa hal kecil yang kita lakukan bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat ketimbang melakukan hal besar tapi tidak dapat menjadikannya sebuah manfaat.

RESPECT LOVE JOURNEY, Sukses dunia akherat semeton2!!!


9. Review by: Naufal Rizky Muttaqien

Senang dan iri bercampur jadi satu. Senang karena saya bisa "jalan-jalan" ke tempat lain lagi dan iri karena banyak destinasi di buku ini yang tidak biasa. Seru juga.

Ada 18 catatan perjalanan dalam buku ini. Dan, semuanya tak hanya menyuguhkan serunya perjalanan, tapi sedikit banyak juga menyadarkan saya, kalau ternyata di tiap perjalanan, juga ada cinta. Cihuy! Emang, deh, cinta ada di mana-mana. Hehehe.


Selengkapnya... [KLIK]


10. Review by: Zahidiyah Ela Tursina - Gresik
 
Mas Fatah..., saya sudah baca buku antologi terbarumu yang berjudul "Love Journey".

Bukunya bagus dan ringan dibaca. 1 tulisan yang membuat saya terinspirasi. Tulisan soal sang penulis mengajak Simboknya untuk jalan-jalan ke Bali.

Jujur..., tulisan itu salah satu penguat semangat saya untuk mengajak mama saya untuk jalan-jalan. Masak saya selalu jalan-jalan sendiri melulu? berbagi lah.

Alhasil, setelah saya membaca tulisan inspiratif itu, tidak lama kemudian, saya tancap gas mengajak mama saya jalan-jalan kecil-kecilan di seputar Gresik. Tepatnya, berkunjung dan berziarah ke Makam Maulana Malik Ibrahim.

Mama saya adalah orang rumahan. Kalaupun beliau jalan2, paling banter seringnya radius sekitar 800 meter. Jadinya ketika saya mengajak beliau jalan-jalan di kota sendiri, bagi beliau, itu adalah sesuatu yang Waowww.

Saya merasa gak merugi beli buku itu. Beneran, lho.

Semoga para penulis di buku itu senantiasa diberi Allah rezeki ilmu yang melimpah sehingga makin banyak ilmu yang akan dibagi-bagikan ke khalayak masayarakat. Illahi amiennn,,,,^_^

Keep writing! ditunggu karya-karya kalian selanjutnya. 



11. Review by: Echi - Samarinda


Aku bela2in nyari ni alamat, sampe mataku rela bersipit sipit ria krn kacamata nyungsep entah dimana demi mau cepet komen cerita Icho di Love Journey :D

Aseli,
Saya ikut berdebar debar menunggu detik2 jawaban rudi hahahaha
Pasti unfogetable moment ya ? :D

But, over all, tulisan2 di love journey bener2 menginspirasi saya, dari yang sebelumnya "ngasal jalan" atau "yang penting liburan" sampe saya saat ini bener2 menghargai perjalanan dan menikmati tiap2 kualitas yang saya rasakan dalam perjalanan.

Thanks Tim Love Journey, buat semua inspirasinya.


12. Review by: Ryan

Sebuah perjalanan itu sangat indah untuk dinikmati. Secara garis besar, itulah yang saya tangkap dari keseluruhan cerita yang disuguhkan. Ada satu yang seperti saya, dalam perjalanan menuju kantor, suka foto-foto keadaan di sekitarnya (belakangan sih saya sudah mulai jarang seperti ini).

Selengkapnya... [KLIK]

You Might Also Like

8 komentar

  1. Assalamualaikum mbak...
    hihihi...
    selamat atas peluncuran buku terbarunya....huhuuyyy...
    mohon maap...baru bisa komen dinini,,soalnya agak bingung jg nyari blognya kl profilenya pake G+, untung ktm di fb hehe...









    =

    ReplyDelete
    Replies
    1. wa alaikum salam teh Ayu... :)
      makasih yaaa.... untung kita temenan di mana-mana.. *halah.. :D

      Delete
  2. asslamualaikum bu ...

    buku nya sangat menarik sekali ,luar biasa, berapa lama anda mengahabiskan waktu untuk membuat buku ini ,...

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih....
      untuk prosesnya sekitar 9 bulan-an..
      bisa dibaca di sini http://www.adventurose.com/2013/01/perjalanan-indie-pertama.html
      atau di sini http://www.adventurose.com/2013/01/proses-lahirnya-love-journey.html

      Delete
  3. Oh aku ketinggalan reviewnya si Aisha. *lari ke blog LJ, mau ngedit duluw :D

    Makasih mbak Dee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, mbak Rien...
      Review saya jg belum lengkap kok...

      Delete
  4. Buku ini apakah juga diedarkan di Gramedia mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas/mbak, buku ini dijual di Gramedia. Tapi terbatas hanya wilayah Jawa aja. Atau bisa beli di gramedia online http://gramediaonline.com/moreinfo.cfm?Product_ID=854318
      Ada diskon kalo beli di sana loh :)

      Delete